Menjalankan aplikasi MYSQL
MYSQL adalah aplikasi database yang berjalan sebagai service.
Aplikasi service berjalan tanpa menampilkan antar muka pada dekstop/taskbar
MYSQL menyediakan berbagai aplikasi tambahan yang berfungsi sebagai antar
muka.
Langkah-langkah menjalankan MYSQL :
• MYSQL berada pada folder dengan extensi .Bin pada direktori MYSQL
• Service MYSQL yang harus dijalankan untuk aplikasi MYSQLD
• Macam-macam MYSQLD yang terdapat pada Windows:
MYSQLD
MYSQLD-Debug
MYSQLD-Max
MYSQLD-Max-NT
• MYSQLD yang ber akhiran –NT digunakan untuk Sistem Operasi berbasis
Win NT seperti Windows 2000,Windows XP, Windows 2003.
Langkah-langkah yang harus ditempuh untuk menjalankan service MYSQL
adalah:
• Jalankan Command Prompt/Dos Prompt pada Windows dengan cara sbb:
o Cara 1:
Klik Start
Pilih All program
Pilih Accessories
Pilih Command Prompt
o Cara 2 :
Kilik Start
Pilih Run
Pada jenndela Run ketikan CMD
pilih OK
• Untuk mempermudah pekerjaan kita periksa PATH pada windows bagi
aplikasi-aplikasi yang berjalan pada DOS.
• Jika PATH yang menuju folder Bin pada direktori MYSQL server belum ada,
maka pada command prompt [ dalam hal ini MYSQL atau direktori Bin
MYSQL server berada pada direktori C: \ apachefriends\xampp\mysql\bin]
maka pada Command prompt ketikan perintah berikut ini untuk menambahkan
PATH tersebut sepetti ini :
set path = C:\apachefriends\xampp\mysql\bin
• Kita juga dapat menambahkan PATH bagi aplikasi-aplikasi MYSQL melalui
control panel pilih system advance Environment variable
Ada dua macam Variabel yaitu :
1. User variabel
2. Sistem variabel
User variable berlaku bagi user tertentu saja
Sistem variable berlaku bagi variable secara keseluruhan
Editlah satu persatu PATH pada environment tersebut, jika terdapat lebih dari satu
variable pada bagian PATH, pisahkan variabel-variabel tersebut dengan tanda [ ;
] tanpa tanda kurung lalu tekan tombol OK untuk menyimpan variabel yang telah
diedit.
PATH yang diset dari control panel akan bersifat PERMANEN, tidak akan
berubah pada saat computer dimatikan,booting,dan restart.
Perintah-perintah yang sering digunakan pada aplikasi MYSQL
• CD.. digunakan untuk keluar satu subdirektori/satu folder
• CD\ digunakan untuk keluar dari seluruh subdirektori/folder
menuju direktori C:\ atau D:\
• C: atau D: ENTER digunakan untuk menuju direktori C: atau D:
• CD Sepasi xxx digunakan untuk menuju / memasuki subdirektori xxx
• Dir / w digunakan untuk menampilkan isi dari direktori atau
subdirektori “ perhatikan tanda garis miringnya “
• Jika kita telah berada pada subdirektori MYSQL maka aktifkan terlebih
dahulu,
Kemudian keluarlah dari command prompt atau tampilkan kembali command
prompt baru dan masuk ke subdirektori MYSQL
• Jika langkah pertama tidak berhasil menampilkan MYSQL maka aktifkan
Cara mencari mysql_start :
Start
Search
Kilk All file and folders
Masukan kata mysql pada kolom File name
Pilih Look in pada C:
Klik Search
Setelah tampil mysql_start double klik file tersebut
Rabu, 09 Januari 2013
Artikel 6. Membuat Program Sederhana Menggunakan VB 6.0 (Tugas Kuliah)
Membuat Program Cafe
sumber: http://trickinfocom.blogspot.com/2012/10/program-sederhana-vb-6.0.html
Jumat, 14 Desember 2012
Artikel 5. Contoh Program Menggunakan Fungsi dalam bahasa C++
Pernah mendengar kata-kata int, float, void, include? Atau
pernah melihat tanda //, #, {, }. Yah itu adalah salah satu dari sekian
banyak program yang akan dibangun menggunakan c++. Kali ini kita akan
membahas tentang Fungsi dalam c++. Fungsi atau dalam beberapa literatur
ada yang mengistilahkan subrutin, subprogram maupun prosedur, adalah
salah satu teknik pemrograman untuk meningkatkan modularitas program
yang akan dibuat. Semakin besar tingkat modularitasnya, maka
kecenderungannya adalah program itu akan relatif semakin baik. Ini dia
beberapa contoh fungsi bertipe Void dan tipe Float.
Contoh program persegi yang bertipe Void
Sumber : http://anriz.com/contoh-program-menggunakan-fungsi-dalam-bahasa-c/
Contoh program persegi yang bertipe Void
#includeContoh program persegi dengan fungsi tipe Float
#include
//awal fungsi
void luas(float s)
{
float luas;
luas=s*s;
cout<<”luas : “<
}
//akhir fungsi
void main()
{
float sisi;
cout<<”menghitung luas persegi”<
cout<<”Masukan sisi : “; cin>>sisi;
luas(sisi); // memanggil fungsi
getch();
}
#includeYang penting yang harus diperhatikan yaitu Tipe Fungsi, karena lebih baik di sesuaikan pada nilai return value.
#include
//awal fungsi
float luas(float s)
{
float luas;
luas=s*s;
return luas; //mengembalikan nilai ke fungsi
}
//akhir fungsi
void main()
{
float sisi;
float L;
cout<<”menghitung luas persegi”<
cout<<”Masukan sisi : “; cin>>sisi;
L=luas(sisi); //memanggil fungsi dan L menampung nilai dari fungsi
cout<<”Luas : “<
getch();
}
Sumber : http://anriz.com/contoh-program-menggunakan-fungsi-dalam-bahasa-c/
Artikel 4. apa yG dimaksut dengan C++
C++ adalah bahasa pemrograman komputer yang di buat oleh (Bjarne Stroustrup) merupakan perkembangan dari bahasa C dikembangkan di Bell Labs (Dennis Ritchie)
pada awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya,
yaitu BCL, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa
pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix, Pada perkembangannya, versi ANSI (American National Standart Institute) Bahasa pemrograman C
menjadi versi dominan, Meskipun versi tersebut sekarang jarang dipakai
dalam pengembangan sistem dan jaringan maupun untuk sistem embedded,
Bjarne Stroustrup pada Bel labs pertama kali mengembangkan C++ pada awal
1980-an,
Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem
support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding). Pada C++ ditambahkan konsep-konsep baru seperti class dengan sifat-sifatnya seperti inheritance dan overloading.Salah satu perbedaan yang paling mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep pemrograman berorientasi objek (Object Oriented Programming)
Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa tersebut menggunakan sintaks yang sama tetapi mereka memiliki perbedaan, C merupakan bahasa pemrograman prosedural, dimana penyelesaian suatu masalah dilakukan dengan membagi-bagi masalah tersebut kedalam su-submasalah yang lebih kecil, Selain itu, C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/C%2B%2B
Perbedaan Antara Bahasa pemrograman C dan C++ meskipun bahasa-bahasa tersebut menggunakan sintaks yang sama tetapi mereka memiliki perbedaan, C merupakan bahasa pemrograman prosedural, dimana penyelesaian suatu masalah dilakukan dengan membagi-bagi masalah tersebut kedalam su-submasalah yang lebih kecil, Selain itu, C++ merupakan bahasa pemrograman yang memiliki sifat Pemrograman berorientasi objek, Untuk menyelesaikan masalah, C++ melakukan langkah pertama dengan menjelaskan class-class yang merupakan anak class yang dibuat sebelumnya sebagai abstraksi dari object-object fisik, Class tersebut berisi keadaan object, anggota-anggotanya dan kemampuan dari objectnya, Setelah beberapa Class dibuat kemudian masalah dipecahkan dengan Class.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/C%2B%2B
Artikel 3. Keuntungan Bahasa Program Visual Basic
Keuntungan Bahasa Pemrograman Visual Basic
Adapun keuntungan dari bahasa pemrograman visual basic adalah sebagai berikut:
a. Memungkinkan
pembuatan aplikasi Grafical User Interfase (GUI) atau pemrograman yang
menggunakan tampilan garafis sebagai alat komukasi dengan pemakainya.
b. Mempunyai
fleksibelitas yang sangat baik untuk berhubungan dengan aplikasi
lainnya. Kemampuan ini pada versi terdahulu menggunakan sistem Dynamic
Data Exchange. Saat ini diganti dengan Object Linkig & Embedding
yang memungkinkan pembuatan hubungan antara bagian fungsi atau seluruh
aplikasi lainnya.
c. Sangat kompatibel dengan visual basic terdahulu.
d. Dan
juga mendukung penggunaan log file atau nama variable sampai sepanjang
255 karakter, sedangkan untuk nama-nama form kontrol, modul dan kelas
tidak lebih dari 40 karakter.Sumber : http://tips-belajar-internet.blogspot.com/2009/09/keuntungan-bahasa-pemrograman-visual.html
Artikel 2. Pengertian PHP Dan Sejarah PHP
Pengertian PHP
PHP adalah singkatan dari "PHP: Hypertext Preprocessor", yang merupakan sebuah bahasa scripting yang terpasang pada HTML. Sebagian besar sintaks mirip dengan bahasa C, Java dan Perl, ditambah beberapa fungsi PHP yang spesifik.
Tujuan utama penggunaan bahasa ini adalah untuk memungkinkan perancang web menulis halaman web dinamik dengan cepat.
Hubungan PHP dengan HTML
Halaman web biasanya disusun dari kode-kode html yang disimpan dalam sebuah file berekstensi .html. File html ini dikirimkan oleh server (atau file) ke browser,
Kemudian
browser menerjemahkan kode-kode tersebut sehingga menghasilkan suatu tampilan
yang indah. Lain halnya dengan program php, program ini harus diterjemahkan
oleh web-server sehingga menghasilkan kode html yang dikirim ke browser agar
dapat ditampilkan. Program ini dapat berdiri sendiri ataupun
disisipkan di antara kode-kode html sehingga dapat langsung ditampilkan bersama
dengan kode-kode html tersebut.
disisipkan di antara kode-kode html sehingga dapat langsung ditampilkan bersama
dengan kode-kode html tersebut.
Program php
dapat ditambahkan dengan mengapit program tersebut di antara tanda .
Tanda-tanda tersebut biasanya disebut tanda untuk escaping (kabur) dari kode
html. File html yang telah dibubuhi program
php harus diganti ekstensi-nya menjadi .php3 atau php.
php harus diganti ekstensi-nya menjadi .php3 atau php.
PHP merupakan bahasa pemograman web yang bersifat server-side HTML=embedded scripting, di mana script-nya menyatu dengan HTML dan berada si server. Artinya adalah sintaks dan perintah-perintah yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan di server tetapi disertakan HTML biasa. PHP dikenal sebgai
bahasa scripting yang menyatu dengan tag HTML, dieksekusi di server dan digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis seperti ASP (Active Server Pages) dan JSP (Java Server Pages).
Sejarah PHP
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdroft, seorang programmer C. Semula PHP digunakannya untuk menghitung jumlah pengunjung di dalam webnya. Kemudian ia mengeluarkan Personal Home Page Tools versi 1.0 secara gratis. Versi ini pertama kali keluar pada tahun 1995. Isinya adalah sekumpulan script PERL yang
dibuatnya untuk membuat halaman webnya menjadi dinamis. Kemudian pada tahun 1996 ia mengeluarkan PHP versi 2.0 yang kemampuannya telah dapat mengakses database dan dapat terintegrasi dengan HTML.
Pada tahun 1998 tepatnya pada tanggal 6 Juni 1998 keluarlah PHP versi 3.0 yang dikeluarkan oleh Rasmus sendiri bersama kelompok pengembang softwarenya.Versi terbaru, yaitu PHP 4.0 keluar pada tanggal 22 Mei 2000 merupakan versi yang lebih lengkap lagi dibandingkan dengan versi sebelumnya.
Perubahan
yang paling mendasar pada PHP 4.0 adalah terintegrasinya Zend Engine yang dibuat
oleh Zend Suraski dan Andi Gutmans yang merupakan penyempurnaan dari PHP
scripting engine. Yang lainnya adalah build in HTTP session, tidak lagi
menggunakan library tambahan seperti pada PHP. Tujuan dari bahasa scripting ini
adalah untuk membuat aplikasi-aplikasi yang dijalankan di atas teknologi web.
Dalam hal
ini,
aplikasi pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan web server.
Seluruh aplikasi berbasis web dapat dibuat dengan PHP. Namun kekuatan yang paling utama PHP adalah pada konektivitasnya dengan system database di dalam web. Sistem database yang dapat didukung oleh PHP adalah :
1.Oracle
2.MySQL
3.Sybase
4.PostgreSQL
5.danlainnya
PHP dapat berjalan di berbagai system operasi seperti windows 98/NT, UNIX/LINUX, solaris maupun macintosh
PHP pertama
kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP bernama FI
(Form Interpreted). Pada saat tersebut PHP adalah sekumpulan script yang
digunakan untuk mengolah data form dari web.
Perkembangan selanjutnya adalah Rasmus melepaskan kode sumber tersebut dan menamakannya PHP/FI, pada saat tersebut kepanjangan dari PHP/FI adalah Personal Home Page/Form Interpreter. Dengan pelepasan kode sumber ini menjadi open source, maka banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini interpreter sudah diimplementasikan dalam C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.
Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend, menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998 perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan nama rilis tersebut menjadi PHP 3.0.
Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai. Versi ini banyak dipakai sebab versi ini mampu dipakai untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan proses dan stabilitas yang tinggi.
Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Versi ini adalah versi mutakhir dari PHP. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Dalam versi ini juga dikenalkan model pemrograman berorientasi objek baru untuk menjawab perkembangan bahas pemrograman kearah pemrograman berorientasi objek.
Kelebihan PHP dari bahasa pemrograman lain
Perkembangan selanjutnya adalah Rasmus melepaskan kode sumber tersebut dan menamakannya PHP/FI, pada saat tersebut kepanjangan dari PHP/FI adalah Personal Home Page/Form Interpreter. Dengan pelepasan kode sumber ini menjadi open source, maka banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini interpreter sudah diimplementasikan dalam C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.
Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend, menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998 perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan nama rilis tersebut menjadi PHP 3.0.
Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai. Versi ini banyak dipakai sebab versi ini mampu dipakai untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan proses dan stabilitas yang tinggi.
Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Versi ini adalah versi mutakhir dari PHP. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Dalam versi ini juga dikenalkan model pemrograman berorientasi objek baru untuk menjawab perkembangan bahas pemrograman kearah pemrograman berorientasi objek.
Kelebihan PHP dari bahasa pemrograman lain
Kelebihan PHP
Ketika e-commerce semakin berkembang, situs-situs yang statispun semakin
ditinggalkan, karena dianggap sudah tidak memenuhi keinginan pasar, padahal situs
tersebut harus tetap dinamis. Pada saat ini bahasa PERL dan CGI sudah jauh
ketinggalan jaman sehingga sebagian besar designer web banyak beralih ke bahasa
server-side scripting yang lebih dinamis seperti PHP.
pemrograman
kearah pemrograman berorientasi objek.
Kelebihan PHP dari bahasa pemrograman lain
* Bahasa pemrograman php adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
* Web Server yang mendukung php dapat ditemukan dimana - mana dari mulai IIS sampai dengan apache, dengan configurasi yang relatif mudah.
* Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
* Dalam sisi pemahamanan, php adalah bahasa scripting yang paling mudah karena referensi yang banyak.
* PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (linux, unix, windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.
sumber :http://endangengkusdafa.blogspot.com/2012/04/pengertian-php-dan-sejarah-php.html
Kelebihan PHP dari bahasa pemrograman lain
* Bahasa pemrograman php adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
* Web Server yang mendukung php dapat ditemukan dimana - mana dari mulai IIS sampai dengan apache, dengan configurasi yang relatif mudah.
* Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
* Dalam sisi pemahamanan, php adalah bahasa scripting yang paling mudah karena referensi yang banyak.
* PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (linux, unix, windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.
sumber :http://endangengkusdafa.blogspot.com/2012/04/pengertian-php-dan-sejarah-php.html
artikel 1. Sejarah Visual Basic (Dulu – Sekarang – Akan Datang)
|
Evolusi
Visual Basic
VB 1.0
dikenalkan pada tahun 1991, pendekatan yg dilakukan untuk menghubungkan
bahasa pemrograman dengan GUI berasal dari prototype yg dikembang oleh “Alan
Cooper” yg di sebut TRIPOD,. Kemudian Microsoft mengontrak copper dan
asosiasinya utk mengembangkan tripod agar dapat digunakan di windows 3.0
dibawah nama kode Ruby.
Berikut
Perjalanan Visual Basic (VB 1.0 Sampai VB 10) :
|
Langganan:
Postingan (Atom)
